Ku ceritakan rinduku

Masa beranjak dewasa selain matangnya hormon juga matangnya pemikiran. Sejauh aku pergi dari rumahku aku labuhkan diriku dikampus untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi. Memang sangat sulit masa awal dikampus karena aku seorang yang pendiam tak pandai untuk bergaul dan mengadaptasikan diri ditempat yang baru. Berbagai manusia dari berbagai penjuru nusantara berbaur dengan keunikan budayanya masing-masing. Beda warna kulit beda bahasa beda kebiasaan dan bahkan berbeda agama juga. Di hari pertama dikampus kita di lakukan pembekalan untuk pelaksanaan OSPEK untuk pengenalan kampus yang nantinya kita tempati.
Masa OSPEK pun dimulai begitu banyaknya bekal yang harus dibawa dan pertanggung jawabkan didepan para kakak-kakak korlap OSPEK, ku lihat ada seorang cewek dipanggil ke depan karena ada bekal yang tidak dibawa. Ku pandangi dari jauh dia memiliki paras yang begitu cantik dan dia berani untuk ngomong didepan umum beda dengan saya yang pendiam. Dia begitu berani mendebat para seniornya yang berdrama arogan untuk mengetes mental para mahasiswa, bagaimanapun alasannya dia pun kalah dari seniornya namun bagiku dia sangat berani padahal dia seorang wanita.

Komentar